Tragedi Karbala, Ketentraman Jiwa di Tengah Prahara (1)

Kebersihan dan kesucian jiwa melahirkan ketentraman jiwa, dan karena itu ketentraman jiwa menjadi karakteristik jiwa insan yang beruntung dan selamat, sebagaimana disebutkan dalam firman Allah SWT; يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ ارْجِعِي إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةً مَّرْضِيَّةً. “Hai jiwa yang tentram, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.”[1] Ketentraman dan ketenangan jiwa sedemikian penting bagi […]

Read More